- Diposting oleh:
- Diposting pada:
- Kategori:
OkiOki - Sistem:
Tidak diketahui - Harga:
USD 0 - Dilihat:
6
OKI – Aksi kepala SDN 15 Kayuagung yang dinilai tak bijak dalam menghadapi pemberitaan terkait dugaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang menuai kritikan dari publik. Publik bahkan mengeluarkan suara untuk meminta agar sang kepala sekolah yang berinisial M dicopot dari jabatannya.
Sejak kasusnya ramai diberitakan, pihak kepala sekolah bukannya melakukan klarifikasi terbuka kepada media atau publik, namun malah mengancam akan melaporkan J jurnalis PPWI OKI. Bahkan, ia diduga meminta bantuan atau dibela oleh oknum LSM dengan alasan yang dinilai tidak mendasar.
Salah satu warga Kayuagung, OKI, Uswatun, mengungkapkan pendapatnya saat diminta memberikan tanggapan terkait kasus ini. “Sangat menyayangkan, ini menunjukkan adanya pejabat yang tak memahami tentang tanggung jawab dan cara menghadapi kritik dari masyarakat,” ucapnya dengan prihatin.
Menurut Uswatun, sebagai seorang pimpinan di lingkungan pendidikan yang menjadi contoh bagi banyak orang, terutama anak-anak didik, seharusnya sang kepala sekolah mampu menunjukkan sikap yang terbuka dan profesional. “Jika memang ada pemberitaan yang dianggap tidak benar, seharusnya melakukan klarifikasi dengan data dan fakta yang jelas, bukan dengan ancaman atau mencari pihak untuk membela dengan alasan yang tidak jelas,” katanya.
Di lain sisi, warga lain menyampaikan pandangan serupa, menyatakan bahwa pejabat publik terutama di sektor pendidikan harus menjadi teladan dalam menghadapi berbagai isu yang muncul. “Sekolah adalah tempat untuk mendidik generasi muda, bagaimana bisa memberikan contoh yang baik jika pimpinan sekolah justru bersikap defensif dan tak mau menerima kritik,” ujar warga Kayuagung lainnya.
Pernyataan untuk mencopot kepala sekolah juga mendapatkan dukungan dari jurnalis PPWI OKI yang menyatakan bahwa sikap yang ditunjukkan sangat tidak tepat bagi seorang pejabat. Publik berharap pihak Dinas Pendidikan OKI segera mengambil tindakan tegas. (Jul PPWI OKI/Tim Red)
Referensi:
