- Diposting oleh:
- Diposting pada:
- Kategori:
JakartaJakarta - Sistem:
Tidak diketahui - Harga:
USD 0 - Dilihat:
10
SENATOR — Jakarta — Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi BEM SI menggelar aksi bertajuk “Rupiah sekarat, rakyat melarat” di depan kantor perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Jumat, kemarin (5/6/2026).
Mereka memberikan ultimatum selama 18 hari kepada pemerintah untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.
Ketua BEM UNS, Kailani Rizqi Pratama, mengatakan tenggat waktu tersebut diberikan sebagai bentuk tuntutan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki kondisi ekonomi.
“Kalau kita melihat hari ini, untuk rupiah yang melemah sebanyak Rp18.000, kami hari ini berikan tenggat waktu selama 18 hari untuk memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia,” kata Kailani dalam aksi yang digelar mahasiswa.
Menurut dia, angka 18 hari dipilih sebagai simbol yang dikaitkan dengan nilai tukar rupiah yang tengah mengalami tekanan.
“Oleh karena itu, jika dalam waktu 18 hari tidak ada upaya perbaikan, maka jangan salahkan kami selaku mahasiswa untuk nanti melakukan penyegelan-penyegelan yang akan kami lakukan dalam tenggat waktu 18 hari di Kementerian Keuangan,” ujarnya_✍🏻❗.🇮🇩•(𝓑_𝓡)•🇮🇩
#Sumber:@Kompas
Jakarta, Minggu 7 Juni 2026.
#BEM #UNS #KemenkeuRI #Reformasi #Mahasiswa #Kebijakan #PresidenPrabowo #Trending #Viral #SENATOR
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Silahkan #Klik/Buka #Link/Tautan Dibawah Ini Untuk Mengunjungi SENATOR🇮🇩 …✍🏻❗🙏🏻🤝🇮🇩
https://whatsapp.com/channel/0029VbBgSTX2kNFjD53VZ93q
Broer n Sist Jangan Lupa… #Share_Like_Follow_Comment:[@.SENATOR🇮🇩]_✍🏻❗ Terimakasih 🙏🏻🤝🇮🇩
