Proyek Roro Jonggrang” Hebohkan Lampung Timur, Jalan untuk Sambut Wapres Dikebut Semalam

  • Diposting oleh:
  • Diposting pada:
  • Kategori:
    Lampung TimurLampung Timur
  • Sistem:
    Tidak diketahui
  • Harga:
    USD 0
  • Dilihat:
    4
Lampung Timur — Kedatangan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Lampung Timur mendadak memicu perhatian dan perbincangan hangat di tengah masyarakat. Bukan hanya agenda kunjungan ke Koperasi Merah Putih di Desa Margasari yang menjadi sorotan, namun juga proyek pembangunan jalan yang disebut warga dikerjakan “kilat” hanya dalam satu malam.
Fenomena tersebut bahkan memunculkan istilah baru di kalangan warga, yakni “Proyek Roro Jonggrang”, merujuk pada legenda pembangunan seribu candi dalam semalam.
Pantauan warga pada Jumat malam, 8 Mei 2026, sejumlah alat berat dan pekerja tampak sibuk melakukan pengerjaan jalan di jalur yang akan dilintasi rombongan Wapres. Jalan yang sebelumnya rusak terlihat mendadak diperbaiki secara maraton hingga dini hari.
“Ini seperti cerita Roro Jonggrang, proyek jalan harus selesai dalam satu malam. Aneh bin ajaib,” ungkap seorang warga sambil menyaksikan aktivitas pengerjaan jalan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan Wapres Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan turun menggunakan helikopter di wilayah Desa Karang Anyar sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Desa Margasari, lokasi koperasi yang menjadi tujuan kunjungan.
Namun di balik percepatan pembangunan itu, muncul berbagai pertanyaan dari masyarakat. Warga mempertanyakan kualitas jalan yang dibangun secara tergesa-gesa, serta menilai adanya kesan pembangunan dilakukan hanya demi kepentingan kunjungan pejabat.
“Kalau memang untuk rakyat, kenapa harus tunggu pejabat datang dulu baru diperbaiki?” kata salah satu warga dengan nada kecewa.
Sorotan juga datang dari warga Desa Sukorahayu yang merasa wilayah mereka dianaktirikan. Mereka mengaku kondisi jalan di desa tersebut masih rusak parah dan belum tersentuh perbaikan, meski desa itu juga memiliki Koperasi Merah Putih.
“Di desa kami juga ada koperasi Merah Putih, tapi karena tidak dilewati Wapres ya jalannya tetap rusak,” keluh warga Sukorahayu.
Sindiran pun bermunculan di media sosial maupun obrolan warga. Banyak yang menilai jika jalur di Sukorahayu ikut masuk agenda kunjungan, kemungkinan besar jalan rusak di desa tersebut juga akan mulus hanya dalam semalam.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten maupun instansi terkait mengenai standar kualitas proyek yang dikerjakan secara mendadak tersebut. Meski demikian, fenomena “jalan semalam jadi” kembali memunculkan kritik publik soal pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.
Bagi sebagian warga, kedatangan pejabat negara memang membawa berkah berupa percepatan pembangunan. Namun bagi yang lain, kondisi ini justru menjadi ironi, karena pembangunan dianggap baru bergerak cepat ketika ada agenda kunjungan pejabat tinggi negara. (TIM)
Rating

0

( 0 Votes )
Silahkan Rating!
Proyek Roro Jonggrang” Hebohkan Lampung Timur, Jalan untuk Sambut Wapres Dikebut Semalam

No votes so far! Be the first to rate this post.