- Diposting oleh:
- Diposting pada:
- Kategori:
PalembangPalembang - Sistem:
Tidak diketahui - Harga:
USD 0 - Dilihat:
14
PALEMBANG
Sumatera Selatan kembali diguyur bantuan presiden untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan. Senin, 26 Oktober 2026, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan penyaluran bantuan presiden tahap kedua sebesar Rp100 miliar di Griya Agung, Palembang, sehingga total bantuan untuk Sumsel mencapai Rp200 miliar.
Angka itu bukan main-main. Dua tahap bantuan, masing-masing Rp100 miliar, mengalir langsung ke rekening pemerintah daerah. Tahap pertama disalurkan pada September lalu, tahap kedua pada minggu lalu.
“Tercatat ada Rp 200 miliar, banpres yang diberikan kepada Provinsi Sumsel dan untuk kabupaten/kota,” ujar Raja Juli.
Pembagiannya rapi dan merata. Pada tahap pertama, Pemprov Sumsel menerima Rp30 miliar, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir masing-masing Rp20 miliar, serta Ogan Ilir dan Banyuasin masing-masing Rp15 miliar.
Tahap kedua pun tak kalah merata: Rp100 miliar dibagi rata Rp10 miliar untuk sepuluh pemerintah daerah, Palembang, Prabumulih, Lahat, Muara Enim, Empat Lawang, OKU, OKU Selatan, OKU Timur, Musi Rawas, dan PALI.
Yang menarik, bantuan ini ditransfer langsung ke rekening gubernur dan bupati/wali kota.
“Banpres langsung ditransfer ke rekening gubernur dan rekening bupati/wali kota,” kata Raja Juli, seraya menyebut bantuan ini sebagai bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto.
Di luar uang tunai, pemerintah juga mengerahkan dukungan lain: BNPB, operasi modifikasi cuaca lewat BMKG, dry ice, TNI, Polri, hingga Manggala Agni. Artinya, perang melawan api ini dikeroyok dari banyak sisi sekaligus.
Raja Juli menegaskan Presiden benar-benar menaruh perhatian khusus pada karhutla. Rapat terbatas digelar berkali-kali, telepon pribadi pun dilakukan untuk mengecek apakah penanganannya sudah maksimal, dan jika belum, jajarannya terus dimotivasi agar pemerintah benar-benar hadir.
Namun uang Rp200 miliar ini juga menyimpan pertanyaan besar: apakah dana sebesar ini cukup untuk menghentikan api yang saban tahun kembali? Bantuan boleh mengalir, tetapi selama lahan gambut tetap kering dan pembakar lahan tak jera, musim asap berikutnya tinggal menunggu waktu.
