- Diposting oleh:
- Diposting pada:
- Kategori:
Lampung TimurLampung Timur - Sistem:
Tidak diketahui - Harga:
USD 0 - Dilihat:
11
LAMPUNG TIMUR
Kapolres Lampung Timur AKBP Yuliansyah mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.
Ajakan tersebut disampaikan AKBP Yuliansyah dalam keterangannya pada Minggu (09/8/2026). Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan dengan alasan apa pun, karena api dapat dengan cepat merambat dan sulit dikendalikan ketika kondisi lingkungan kering.

“Memasuki musim kemarau, kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ujar AKBP Yuliansyah.
Menurutnya, pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Selain dapat merusak lingkungan, kebakaran juga berpotensi menimbulkan asap yang mengganggu kesehatan masyarakat, menghambat aktivitas warga, serta mengancam keselamatan dan keberlangsungan ekosistem.
Kapolres juga meminta masyarakat untuk tidak meninggalkan api atau sumber pembakaran di kawasan yang memiliki banyak vegetasi kering. Warga diminta memastikan bara api benar-benar padam apabila melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan api.
“Kami meminta masyarakat untuk saling mengingatkan. Jika melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditangani dengan cepat,” Ungkap Alumni Akademi Kepolisian Tahun 2006 tersebut.
AKBP Yuliansyah menegaskan, jajaran Polres Lampung Timur bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan dan meningkatkan pemantauan di wilayah yang dianggap rawan karhutla.
Ia berharap kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya kebakaran selama musim kemarau.
“Jaga lingkungan kita bersama. Jangan membakar hutan dan lahan. Pencegahan lebih baik daripada harus menghadapi dampak kebakaran yang dapat merugikan banyak pihak,” pungkasnya.
Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, diharapkan wilayah Lampung Timur tetap aman dari ancaman karhutla serta lingkungan tetap terjaga selama musim kemarau.(Husnanefendi)
