- Diposting oleh:
- Diposting pada:
- Kategori:
PesawaranPesawaran - Sistem:
Tidak diketahui - Harga:
USD 0 - Dilihat:
12
Pesawaran
Semangat Bulan Bung Karno menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai Pancasila sekaligus mendengarkan denyut aspirasi rakyat. Berangkat dari semangat tersebut, Anggota DPRD Provinsi Lampung Andi Roby, S.H. bersama Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Yulian Nursasongko menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang dirangkaikan dengan dialog bersama masyarakat kaum Marhaen di Dusun Lubuk Bakak, Desa Padang Cermin, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang kebangsaan yang mempertemukan wakil rakyat dengan masyarakat dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat, khususnya kalangan petani dan warga pedesaan yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Yulian Nursasongko menegaskan bahwa Sosialisasi PIP tidak hanya dimaknai sebagai penyampaian materi mengenai ideologi negara, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan para legislator. Menurutnya, mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi warga merupakan bagian dari tanggung jawab moral wakil rakyat dalam memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Ia menilai kaum Marhaen, yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian, merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah. Karena itu, setiap persoalan yang mereka hadapi layak mendapat perhatian serius agar dapat diperjuangkan melalui kebijakan pemerintah maupun lembaga legislatif.
Sementara itu, Andi Roby mengajak masyarakat untuk terus merawat persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, ajaran Bung Karno tentang kebersamaan, keadilan sosial, dan keberpihakan kepada rakyat kecil tetap relevan sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di era saat ini.
Dialog berlangsung interaktif. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari menurunnya hasil panen kopi dalam dua tahun terakhir, rendahnya produktivitas tanaman pala akibat banyaknya buah muda yang rontok, kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi, hingga belum stabilnya harga jual komoditas pertanian.
Tak hanya itu, warga juga menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat yang bermukim di kawasan Register 19 Tahura Wan Abdul Rachman, termasuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan petani, pembangunan infrastruktur, serta keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang bertepatan dengan Momentum Bulan Bung Karno ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara masyarakat dan para wakil rakyat. Aspirasi yang disampaikan diharapkan tidak berhenti sebagai catatan dialog semata, melainkan menjadi bahan perjuangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat, sejalan dengan cita-cita luhur Bung Karno tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tim PPWI
